spot_img
Rabu, April 22, 2026
spot_img
BerandaPasar Modal3 Obligasi Tercatat di BEI Selama Sepekan

3 Obligasi Tercatat di BEI Selama Sepekan

StockHaven – Selama periode 2—6 Maret 2026, terdapat tiga pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada Rabu (4/3), Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap III Tahun 2026 yang diterbitkan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk mulai dicatatkan di BEI dengan nilai Rp1,5 triliun. Berdasarkan hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), obligasi tersebut memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Masih pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2026 yang diterbitkan PT Provident Investasi Bersama Tbk juga mulai dicatatkan di BEI dengan nilai Rp940 miliar. Obligasi ini memperoleh peringkat idA (Single A) dari PEFINDO dan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat. Sementara itu, Obligasi Berkelanjutan I RMK Energy Tahap II Tahun 2026 yang diterbitkan PT RMK Energy Tbk resmi tercatat dengan nilai Rp560 miliar. Obligasi ini juga memperoleh peringkat idA (Single A) dari PEFINDO dengan PT Bank KB Bukopin Tbk sebagai wali amanat.

Dengan ketiga pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang 2026 mencapai 36 emisi dari 26 emiten dengan nilai Rp40,51 triliun. Secara keseluruhan, obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI kini berjumlah 682 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp565,70 triliun dan USD134,01 juta dari 133 emiten. Selain itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI mencapai 186 seri dengan nilai nominal Rp6.683,44 triliun dan USD352,10 juta, serta tujuh emisi Efek Beragun Aset (EBA) dengan nilai Rp3,67 triliun.

Sementara itu, data perdagangan saham di BEI selama periode 2—6 Maret 2026 ditutup di zona negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 7,89% menjadi 7.585,687 dari posisi 8.235,485 pada pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI juga turun 7,85% menjadi Rp13.627 triliun dari Rp14.787 triliun. Rata-rata frekuensi transaksi harian tercatat 2,73 juta kali atau turun 7,33% dibandingkan 2,95 juta kali pada pekan sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang turun 16,64% menjadi Rp24,97 triliun dari Rp29,95 triliun. Rata-rata volume transaksi harian ikut menyusut 17% menjadi 42,34 miliar lembar saham dari sebelumnya 51,02 miliar lembar saham. Adapun investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp263 miliar dan secara akumulatif sepanjang 2026 mencatatkan jual bersih Rp7,29 triliun.

spot_img

latest articles

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini