StockHaven – PT UBC Medical Indonesia Tbk (“Perseroan”) – LABS dengan bangga mengumumkan peningkatan signifikan dalam kinerja keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, sebagaimana tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian terbaru Perseroan.
Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 35,0%, dari Rp147,6 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp 199, miliar pada tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan aktivitas penjualan serta ekspansi bisnis Perseroan di sektor distribusi alat kesehatan.
Lebih dari itu, lonjakan kinerja laba Perseroan terutama ditopang oleh keberhasilan implementasi berbagai inisiatif efisiensi operasional secara konsisten. Hal ini tercermin dari peningkatan laba usaha yang signifikan menjadi Rp21,5 miliar, dibandingkan Rp9,8 miliar pada tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, laba bersih tahun berjalan melonjak lebih dari 350% menjadi Rp13,5 miliar, meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan Rp2,95 miliar pada tahun 2024.
Dari sisi posisi keuangan, total aset Perseroan meningkat menjadi Rp228 miliar pada akhir tahun 2025, dibandingkan Rp203,5 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, total ekuitas juga mengalami peningkatan menjadi Rp152,5 miliar, mencerminkan penguatan struktur permodalan Perseroan dan akumulasi laba ditahan.
Selain itu, arus kas dari aktivitas operasi menunjukkan kinerja positif dengan mencatat arus kas sebesar Rp22,9 miliar, yang mencerminkan kualitas pendapatan dan pengelolaan modal kerja yang efektif.
Direktur Utama Perseroan, F.X Yoshua Raintjung, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari fokus Perseroan dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jaringan distribusi, serta menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
“Kinerja positif ini menunjukkan komitmen kami dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami optimis dapat mempertahankan pertumbuhan ini ke depan,” ujar manajemen LABS.
Ke depan, LABS optimis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ini melalui inovasi produk, ekspansi pasar, penguatan kemitraan strategis, serta pengelolaan keuangan yang prudent.


