Jasindo Perkuat Kemitraan Risiko untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan

Jasindo Perkuat Kemitraan Risiko untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan
Bacakan Artikel

StockHaven - PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memperkuat pendekatan Risk Management Partnership sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas layanan dan memberikan solusi perlindungan yang sesuai dengan karakteristik risiko pelanggan.

Penguatan pendekatan tersebut dilakukan seiring dengan berkembangnya kebutuhan masyarakat dan pelaku industri terhadap layanan asuransi. Perlindungan risiko dinilai tidak lagi sebatas kemampuan perusahaan memberikan ganti rugi ketika risiko terjadi, tetapi juga mencakup kemampuan memahami profil risiko pelanggan dan memberikan solusi yang relevan.

Momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 dimanfaatkan Asuransi Jasindo untuk memperkuat komunikasi dengan pelanggan. Sebanyak 30 Representative Office (RO) Asuransi Jasindo melakukan kunjungan langsung kepada tertanggung di berbagai wilayah.

Kunjungan tersebut menjadi sarana bagi perusahaan untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan sekaligus menggali kebutuhan serta masukan terkait layanan dan solusi perlindungan yang dibutuhkan.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan ekspektasi pelanggan menjadi salah satu faktor yang mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“Bagi Asuransi Jasindo, pelayanan kepada pelanggan bukan hanya tentang memberikan perlindungan ketika risiko terjadi. Kami ingin hadir lebih jauh sebagai partner yang memahami kebutuhan dan karakteristik risiko pelanggan, sehingga solusi yang kami berikan dapat memberikan manfaat dan nilai tambah dalam jangka panjang,” ujar Brellian.

Menurut dia, kompleksitas aktivitas masyarakat dan dunia usaha turut membuat profil risiko yang dihadapi pelanggan semakin beragam. Kondisi tersebut menuntut perusahaan asuransi memiliki pemahaman yang lebih komprehensif sekaligus mampu memberikan rekomendasi perlindungan sesuai kebutuhan masing-masing pelanggan.

“Melalui Risk Management Partnership, kami ingin membangun hubungan yang lebih strategis dengan pelanggan. Kami tidak hanya berbicara mengenai produk asuransi, tetapi juga bagaimana bersama-sama memahami risiko, menentukan kebutuhan perlindungan, dan menjaga keberlangsungan aktivitas pelanggan,” katanya.

Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Asuransi Jasindo dalam menerapkan prinsip kehati-hatian, tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam setiap proses bisnis.

Dengan pendekatan tersebut, peningkatan pengalaman pelanggan (customer experience) diupayakan tetap berjalan sejalan dengan pengelolaan risiko dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Bagi Asuransi Jasindo, hubungan jangka panjang dengan pelanggan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan perusahaan. Karena itu, penguatan layanan diarahkan untuk menciptakan pengalaman yang lebih responsif, relevan, serta memberikan nilai tambah melalui produk maupun dukungan layanan.

“Kami meyakini nilai bagi pelanggan tidak hanya berasal dari produk yang ditawarkan, tetapi juga dari pengalaman yang pelanggan rasakan ketika menggunakan layanan Asuransi Jasindo,” tutur Brellian.

Komitmen tersebut turut mendapatkan pengakuan melalui penghargaan Indonesia Brand Excellence in Customer Value 2026 yang diterima Jasindo Travel Insurance pada kategori Asuransi Perjalanan dengan predikat Very Good.

Memasuki usia ke-53 tahun, Asuransi Jasindo mengusung semangat “Together We Grow, Beyond We Serve” dan #MelayaniSepenuhHati. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk tumbuh bersama pelanggan melalui hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan, kolaborasi, dan pemahaman terhadap kebutuhan risiko.

Ke depan, Asuransi Jasindo menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelanggan dan menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan mereka.

“Kami percaya, ketika kami dapat membantu pelanggan mengelola risiko dengan lebih baik, pada saat yang sama kami juga ikut mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan mereka,” tutup Brellian.