StockHaven – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI akan kembali menghimpun dana melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2025. Total dana yang ditawarkan mencapai Rp6,5 triliun, terdiri dari Rp4 triliun obligasi dan Rp2,5 triliun sukuk.
Berdasarkan keterangan resmi perseroan, obligasi SMI 2025 akan diterbitkan dalam lima seri. Seri A ditawarkan senilai Rp800 miliar dengan bunga 5,00% dan tenor 370 hari. Seri B senilai Rp1,7 triliun berbunga 5,45% untuk 3 tahun, seri C senilai Rp900 miliar dengan bunga 5,75% berjangka waktu 5 tahun, seri D sebesar Rp300 miliar dengan bunga 6,60% dan tenor 10 tahun, serta seri E senilai Rp300 miliar dengan bunga 6,90% untuk 15 tahun.
Sementara itu, penerbitan sukuk mudharabah SMI 2025 terdiri dari dua seri, yakni seri A senilai Rp1,7 triliun dengan indikasi bagi hasil ekuivalen 5% berjangka 370 hari, dan seri B senilai Rp800 miliar dengan indikasi bagi hasil ekuivalen 5,45% untuk 3 tahun.
Lembaga pemeringkat Pefindo memberikan peringkat tertinggi idAAA untuk obligasi dan idAAA(sy) untuk sukuk tersebut, mencerminkan kemampuan SMI yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansialnya. Penjamin pelaksana emisi terdiri dari Bahana Sekuritas, BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, Mega Capital Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia, dengan Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat.
Adapun masa penawaran umum akan berlangsung pada 21–24 November 2025, dengan tanggal penjatahan 25 November 2025, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 28 November 2025.


