StockHaven – PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Humpuss melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk pengembangan bersama proyek energi dan infrastruktur industri di Indonesia. Kesepakatan yang ditandatangani pada Rabu (13/5) ini menjadi langkah besar bagi kedua perusahaan dalam memperkuat kontribusi terhadap transisi energi nasional.
Dalam kerja sama ini, Astrindo dan Humpuss berencana menjajaki lima proyek strategis dengan total estimasi kebutuhan belanja modal (capex) mencapai USD1,5 miliar. Nilai investasi tersebut mencerminkan skala besar transformasi bisnis yang tengah dibangun kedua perusahaan di sektor energi dan infrastruktur industri.
Lima proyek utama yang menjadi fokus meliputi reaktivasi Catalytic Polymerization Unit (CPU), proyek Reformate Addition, pembangunan kilang CPO menjadi minyak goreng, pengembangan Mini LNG, serta proyek pembangkit listrik panas bumi (geothermal) dan data center di Pulau Sabang, Aceh.
Direktur Utama Astrindo, Ray Gerungan, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan platform strategis untuk menggabungkan kompetensi, jaringan, dan pengalaman kedua belah pihak. “Langkah ini membuka peluang pengembangan proyek energi dan industri yang berorientasi pada keberlanjutan serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi lanskap energi Indonesia di masa depan,” ujar Ray.
Meskipun MoU ini bersifat non-binding atau tidak mengikat secara hukum, kesepakatan ini menjadi kerangka awal bagi kedua perusahaan untuk melakukan studi kelayakan, evaluasi teknis, hingga penjajakan struktur investasi. Keduanya juga sedang mendiskusikan potensi pembentukan entitas usaha patungan (joint venture) dengan prinsip partisipasi setara untuk setiap proyek yang akan dikembangkan.
Bagi Astrindo, inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi strategis perusahaan menuju sektor yang lebih ramah lingkungan dan berorientasi pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Proyek seperti Mini LNG dan geothermal-powered data center dipandang sebagai komponen kunci dalam memperkuat portofolio energi berkelanjutan milik Perseroan.
Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berharap dapat mendukung ekosistem energi nasional yang lebih terintegrasi dan efisien, sekaligus mempercepat pengembangan ekonomi digital di Indonesia melalui infrastruktur teknologi berbasis energi terbarukan.


