StockHaven – PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk. (JSPT) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (9/6/2026). Dalam rapat tersebut, perseroan melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025, dengan raihan laba bersih mencapai Rp298,1 miliar. Angka ini meningkat 14% dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang sebesar Rp261,5 miliar. Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh pendapatan perseroan yang membukukan angka Rp2,4 triliun, atau naik sebesar 1% secara tahunan (year-on-year). Selain itu, JSPT juga mencatat EBITDA sebesar Rp853,1 miar, dengan total aset per 31 Desember 2025 yang tumbuh tipis 0,4% menjadi Rp6,48 triliun.
Sektor Perhotelan Jadi Penopang Utama
Kontribusi pendapatan terbesar JSPT sepanjang tahun 2025 masih didominasi oleh Divisi Perhotelan. Sektor ini secara konsisten mempertahankan kinerja positif dengan menyumbang Rp1.988,5 miliar atau setara 82% dari total pendapatan perseroan.
Sementara itu, sisa pendapatan diraih dari Divisi Residensial sebesar Rp161,5 miliar (7%), diikuti Divisi Retail sebesar Rp137,7 miliar (6%), dan Divisi Office sebesar Rp111,3 miliar (5%).
Bagikan Dividen Rp25 per Lembar Saham
Sebagai wujud komitmen memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen total sebesar Rp57.968.400.000,- (lima puluh tujuh miliar sembilan ratus enam puluh delapan juta empat ratus ribu Rupiah). Para pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp25,- per lembar saham. Nilai ini meningkat 25% dibandingkan dividen tahun buku 2024 yang sebesar Rp20,- per lembar saham. Pembagian dividen dijadwalkan akan dibayarkan kepada para pemegang saham yang berhak pada tanggal 10 Juli 2026.
Selain menyetujui laporan keuangan dan pembagian dividen, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi perseroan. Susunan pengurus baru tersebut berlaku efektif sejak penutupan RUPST pada 9 Juni 2026 hingga pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Adapun susunan Dewan Komisaris terdiri atas Lim Merry sebagai Presiden Komisaris, Jerry Hua Lin-Wang sebagai Komisaris, serta Gunawan Tenggarahardja dan Eddy masing-masing sebagai Komisaris Independen. Sementara itu, jajaran Direksi dipimpin oleh Jefri Darmadi sebagai Presiden Direktur, didampingi Lie Erfurt Chandra Putra Asali, Fred Perry Martono, Anton Goenawan, dan Bram Van Hoof sebagai Direktur.


