spot_img
Rabu, Mei 13, 2026
spot_img
BerandaPasar ModalSentimen Damai AS-Iran Dorong Bursa Global Menghijau, IHSG Bidik 7.100

Sentimen Damai AS-Iran Dorong Bursa Global Menghijau, IHSG Bidik 7.100

StockHaven – Pasar saham global ditutup menguat pada perdagangan Rabu (6/5), didorong optimisme investor terhadap potensi tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Dalam laporan riset harian BNI Sekuritas Retail Report tertanggal 7 Mei 2026, indeks saham utama Wall Street mencatat penguatan signifikan dengan S&P 500 naik 1,46%, Nasdaq Composite melonjak 2,02%, dan Dow Jones Industrial Average menguat 1,24%.

Sentimen positif muncul setelah laporan Axios menyebutkan bahwa AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik, termasuk rencana moratorium pengayaan nuklir. Meski demikian, Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan tersebut belum sepenuhnya pasti dan memperingatkan potensi eskalasi konflik apabila negosiasi gagal tercapai.

Penguatan bursa AS juga ditopang reli saham sektor teknologi, khususnya produsen chip. Saham Advanced Micro Devices (AMD) melesat 18,6% setelah perusahaan merilis proyeksi kinerja kuartal II yang melampaui ekspektasi pasar. Selain itu, ETF VanEck Semiconductor (SMH) naik 5%, sementara saham Intel menguat 4,5%.

Kinerja positif turut terjadi di pasar Asia. Bursa Hong Kong melalui indeks Hang Seng naik 1,22%, Taiex Taiwan menguat 0,91%, dan ASX 200 Australia melesat 1,30%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 6,45% dan mencetak rekor tertinggi baru, didorong kenaikan saham Samsung Electronics dan SK Hynix yang masing-masing naik lebih dari 14% dan 10%.

BNI Sekuritas menilai optimisme pasar global turut dipengaruhi perkembangan diplomasi di Timur Tengah. Donald Trump menyebut upaya AS untuk memandu kapal keluar dari Selat Hormuz dihentikan sementara guna memberi ruang penyelesaian perjanjian damai. Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi stabilitas geopolitik dan pasar energi global.

Dari domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya ditutup naik 0,5%. Meski demikian, investor asing masih membukukan aksi jual bersih atau net sell sekitar Rp484 miliar. Saham yang paling banyak dilepas asing antara lain BMRI, BRPT, BBCA, CUAN, dan TPIA.

Secara teknikal, BNI Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguji area resistance di level 7.100 hingga 7.150. Namun, apabila gagal menembus area tersebut, IHSG masih berisiko mengalami koreksi ke kisaran 6.850 hingga 7.000. Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham trading idea, yakni ELSA, MINA, EMAS, VKTR, DEWA, dan ADMR.

spot_img

latest articles

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini