spot_img
Jumat, Februari 6, 2026
spot_img
BerandaEmitenPetrindo Jaya Kreasi Kuasai 90% Saham GDI, Siap Bangun PLT 680 MW...

Petrindo Jaya Kreasi Kuasai 90% Saham GDI, Siap Bangun PLT 680 MW di Maluku Utara

StockHaven – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (IDX: CUAN) melalui anak perusahaannya, PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI), resmi menandatangani Share Purchase Agreement (SPA) untuk pembelian 90 persen saham PT Guna Darma Integra (GDI). Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan di sektor energi baru dan hilirisasi industri mineral nasional.

GDI akan mengembangkan proyek pembangkit listrik berkapasitas 680 megawatt (MW) yang berlokasi di kawasan industri terintegrasi Feni Haltim (FHT) Industrial Park, Halmahera Timur, Maluku Utara. Proyek strategis ini memiliki nilai investasi sekitar US$ 600 juta, atau setara dengan Rp 10 triliun, dengan target penyelesaian konstruksi dalam kurun waktu 28 bulan.

Presiden Direktur PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, Michael, mengatakan akuisisi ini menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia.

“Penandatanganan perjanjian ini mencerminkan komitmen Petrindo untuk turut berperan aktif dalam mendukung pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sekaligus terus meningkatkan nilai tambah bagi sektor energi dan industri nikel di Indonesia,” ujar Michael dalam keterangan tertulisnya.

Michael menambahkan, akuisisi GDI merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang Petrindo dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT), sejalan dengan visi perusahaan untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan di sektor pertambangan mineral dan energi.

Kawasan Feni Haltim Industrial Park (FHT) sendiri merupakan proyek industri terintegrasi yang mendukung strategi hilirisasi mineral pemerintah Indonesia. FHT diharapkan menjadi pusat pengembangan industri baterai kendaraan listrik nasional, sekaligus memperkuat rantai pasok energi dan nikel dalam negeri.

spot_img

latest articles

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini