StockHaven – PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), perusahaan penyewaan forklift dan peralatan material handling, berpotensi menjalin kerja sama kemitraan dan peluang investasi dengan perusahaan asal Jepang dengan potensi nilai transaksi lebih dari Rp 350 miliar.
Direktur & Sekretaris Perusahaan SMIL Winston Suhermin mengatakan saat ini perusahaan Jepang dan beberapa perusahaan regional lain berpotensi menjalin kemitraan strategis dan investasi.
“Kami sedang memfinalisasi transaksi itu. SMIL memang menjajaki seluruh peluang ekspansi dan kemitraan, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga luar negeri. Saat ini sudah ada beberapa pihak yang menyatakan minat, dan nilainya tidak kecil, bisa di atas Rp 350 miliar,” ujar Winston hari ini, 9 Januari 2026.
Winston menambahkan, kinerja Sarana Mitra Luas selama ini ditopang oleh hubungan jangka panjang yang solid dengan berbagai produsen peralatan transportasi dan logistik global. Selain itu, SMIL juga terus memperluas jaringan bisnisnya, khususnya di kawasan Asia Tenggara dan Asia secara umum, seiring dengan meningkatnya kebutuhan material handling di sektor industri dan logistik.
Sejalan dengan strategi tersebut, SMIL secara konsisten memperkuat kolaborasi dengan prinsipal internasional. Hubungan kemitraan yang berkelanjutan ini tidak hanya mendukung ketersediaan armada dan kualitas layanan perusahaan, tetapi juga membuka peluang pengembangan bisnis baru serta peningkatan efisiensi operasional.
Dalam konteks penguatan kemitraan global tersebut, perusahaan baru-baru ini memperoleh penghargaan “Business Innovation Award” dari produsen alat berat asal China, Heli Southeast Asia Co Ltd. Heli merupakan anak usaha dari Anhui Heli Co Ltd, produsen forklift terbesar di China.
“Kami memenangkan penghargaan itu berkat inovasi perusahaan terutama dalam menyediakan layanan termasuk pengembangan solusi forklift berbasis energi listrik,” tutur Winston.
Anhui Heli Co Ltd tercatat memiliki kapasitas produksi hingga sekitar 260.000 unit forklift per tahun, menjadikannya salah satu produsen forklift terbesar di dunia. Skala dan kapabilitas tersebut mencerminkan kekuatan ekosistem manufaktur yang menjadi mitra strategis Sarana Mitra Luas dalam mendukung kebutuhan pelanggan di Indonesia.
SMIL sendiri merupakan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) forklift Heli di Indonesia. Kemitraan ini memperkuat posisi perusahaan dalam menyediakan solusi material handling yang kompetitif, baik dari sisi teknologi, ketersediaan unit, maupun layanan purna jual.
Selain kemitraan dengan Heli, SMIL juga mengoperasikan armada forklift multibrand lainnya dari berbagai produsen global ternama. Portofolio yang terdiversifikasi ini memungkinkan Perseroan untuk melayani kebutuhan klien dari berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, logistik, hingga consumer goods, dengan spesifikasi dan kapasitas yang disesuaikan.
Ke depan, perseroan melihat peluang kerja sama dengan mitra internasional, termasuk dari Jepang, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan, memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan daya saing SMIL di industri penyewaan forklift dan material handling nasional.


