spot_img
Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
BerandaEmitenBank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun, Fundamental Tetap Solid

Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun, Fundamental Tetap Solid

StockHaven – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1). Pembagian dividen ini mencerminkan fundamental perseroan yang tetap solid, likuiditas yang terjaga, serta konsistensi kinerja Bank Mandiri dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten berkode saham BMRI tersebut membagikan dividen interim sebesar Rp100 per saham kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 7 Januari 2026. Total nilai dividen interim yang disalurkan mencapai Rp9,3 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan bahwa keputusan pembagian dividen interim telah mempertimbangkan kondisi permodalan yang kuat serta likuiditas perseroan yang memadai. Dengan kinerja keuangan yang terjaga, Bank Mandiri dinilai masih memiliki ruang yang cukup untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

“Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham, sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perseroan yang tetap solid,” ujar Riduan dalam keterangan resmi, Rabu (14/1).

Pembagian dividen interim ini juga menjadi bagian dari kontribusi Bank Mandiri kepada negara, mengingat Danantara Indonesia merupakan pemegang saham terbesar perseroan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya optimalisasi nilai investasi pemerintah serta penguatan peran Bank Mandiri dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Riduan menambahkan, kinerja solid Bank Mandiri tercermin hingga akhir November 2025, dengan fungsi intermediasi perbankan yang tumbuh positif dan berada di atas rata-rata industri. Secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri tercatat mencapai Rp1.452 triliun.

Dari sisi pendanaan, Bank Mandiri membukukan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.584 triliun, dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga di kisaran 91 persen, mencerminkan likuiditas yang sehat dan ruang ekspansi yang memadai.

Sementara itu, total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 mencapai Rp2.120 triliun, menegaskan ketahanan model bisnis perseroan di tengah dinamika global dan penyesuaian kebijakan moneter.

“Ke depan, Bank Mandiri akan terus menjaga konsistensi kinerja dan memperkuat kontribusi bagi perekonomian nasional melalui sinergi ekosistem Mandiri Group serta akselerasi di berbagai sektor usaha,” pungkas Riduan.

spot_img

latest articles

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini